Olah, selamat pagi. Salam e Jok buat kalian semua. Sekarang itu jam 5.46 kalian lihat sudah mulai terang. Em, jadi habis match ini gua main eh videonya diedit dulu sama editor gue Abdul baru diposting. Hari ini itu ada berapa friendly match dan juga em 4 negara yang ikut ke Piala Dunia. Dari final dari friendly match sih enggak ada yang spektakuler ya, cuman satu yaitu Inggris kalah lawan Jepang. Kalau lu lihat skuadnya Inggris, ada 10 pemain yang eh ada ya 10 pemain kalau enggak salah yang mengundurkan diri enggak main sehingga ya squadnya Inggris ini parah banget sebenarnya ya. benar-benar kalau lu lihat kalau tim terbaik yang turun dengan Harry Kane dengan eh Jud Bellingham terus eh ya Rashford mungkin siapa lagi di kanan enggak tahu itu lumayanlah tapi ini pemainnya ya ya untuk guokur semua B white aja main B white itu cadangan di Arsenal loh bisa masuk timnas Konshi Mainu juga oke tapi bukan level timnas Anderson oke bukan level timnas Oraini mungkin bisa dibilang level timnas. Gehi pun enggak perform sama sekali musim ini. Palmer jelek banget musim ini. Apalagi voden. Jadi ini semua pemain timnas. Terus yang yang masuk itu pemain kayak Luis Holly, Framento, Solanke, Jarod Bowen, James Garner, Marcus Rford, Daniel Burn Mcuire di bench. Terus e ada tiga keeper Anderson, Trav Steel, Spence, Jud Bellingham, Harvey B. Jadi pemain yang biasa-biasa aja. Makanya kalah lawan Jepang walaupun eh ball position 70 banding 30, 19 banding 7, tapi ya lu enggak ada big chance. Zero big chance. Jepang satu big chance dan cetak gol. But eh di luar skor sih ya Inggris mah enggak enggak bisa tampil kayak kayak begini kalau gua bilang. Terus apalagi eh Zazir? Korea kalah 1-0 lawan Austria ya enggak spektakuler. Belanda satu lawan Ecuador. Di menit 12 DFE sudah kena kartu merah. Pemain Inter ini e hari ini ada apa enggak ngerti gua. Em, tapi Spanyol juga 0-0 ketemu Mesir. Spanyol untuk gue favorit eh nomor satu ketemu Mersil. Tapi ya pemain yang diturunkan sekarang juga ya termasuk Papuk sih. Moskera Muskieranya Arsenal pemain cadang itu main loh Raya main Grimaldo Soler Fornal Olmo, Baranex pemain apa lagi nih? Feran Torres. Ya sudahlah. Ini Marmus main di Mesir. Eh, enggak ada sih itu salah. But anyway, eh ini cuma friendly match. Yang lebih penting itu adalah empat negara di mana mereka ee bermain untuk part terakhir yaitu ee Swedia Lompolan. Ada empat match ya, Swedia Polan. Akhirnya Swedia menang di menit 88 dan siapa yang cetak gol? Yes. Gi Cares bawa Swedia lolos ke Piala Dunia. Em yang jadi korban Lewandowski. Polanya Lewandowski enggak lolos. Terus Kosovo Turki. Ee Turki menang 1-0. Ee Turki menang 1-0. Kalau lihat dari statistik ya beda tipis. Tapi Turki sedikit ulah bedanya tipis banget buat eh rank 25 Turki lawan Kosovo rank 79 ya good perform dari Turki kita ke Ceko dan Denmark. Ceko dan Denmark. Denmark ini runner up loh di grup ketemu Ceko yang juga runner up itu 2-2 sampai adu penalti kalah 3-1. Artinya Hoyonun enggak lolos, Guys. Hoyun enggak lolos ke Piala Dunia. Balik ke MU. Em. Nah, ini match yang match terakhir nih. Bosnia Hercegovina e lawan Itali. Itali kalian tahu semua enggak lolos karena di menit eh 41 Bastoni nghajar pemain ee bosnya sebagai pemain terakhir. Akhirnya Tabakovic bisa cetak gol di menit 79. Mereka sudah unggul dulu di e Mukin menit 15. Tapi berapa dapat berapa peluang lagi loh dengan counter? Akhirnya enggak bisa nahan kalah. Adu penalti. Adu penalti 4-1. Yang enggak yang enggak cetak gol itu sama Kristante ya. Esposito dan bosnya cetak semua 4-4. Empat dari empat mereka tiga satu yang masuk Tonali doang. Nah, ini yang gua mau bahas. Artinya Itali untuk ketiga kalinya kalau kita melihat dari let's say 40 tahun terakhir itu selalu ada generasi gap di mana generasi lagi jelek enggak lolos. Belanda ngalamin dua kali ya. Dua kali kalau enggak salah. Awal 80-an, awal 90-an. Eh, awal 80-an '2 terus ee 2000-an ya, 2000-an itu lagi jelek enggak lolos. Piala Dunia dua kali. Em itu dan itu enggak beruntun. Banyak mengalami Jerman mengalami itu. Ee Perancis mengalami itu sebelum mereka juara juara Eropa dan juara dunia. Termasuk Inggris mengalami itu termasuk Itali. Tapi yang bikin gua agak syok Itali itu tiga kali beruntung. Artinya pemain yang generasinya Barela, generasi Barela. 4 tahun barel itu um berapa sekarang? Coba kita cek dulu. Barel itu 29 kalau enggak salah. Iya, 29. Jadi sampai 33 dia enggak bisa main e Piala Dunia. Sebelumnya umur 21 sudah enggak enggak main juga. Jadi pemain kayak Barela Locatelli yang umurnya udah matang-matang itu enggak ikut Piala Dunia. Dona Ruma dua kali enggak enggak ikut. Ee Di Marco, termasuk di Marco termasuk Tonali. Ya, Tonali baru dua dua kali ini yang yang lain itu bisa bisa ke ya ketiga kali enggak ikut. Ada apa ini dengan timnas tali? Kalau lu lihat dari starter yang turun itu yang main di luar itu cuman eh Cavior em Reg dia main di Arab enggak itu barela enggak juga dona rumah. sama siapa lagi? Tonali tonali donaruma kisa pun juga cedera. Jadi cuma tiga dalam arti sisanya itu seri A. Syariah ini tambah lama tambah menurun. Kalau kalau gua bilang kebetulan mereka beruntun tahun lalu dua dua 2 tahun lalu yang empat besar masuk dalam dapat penyisian grup yang gampang sehingga empat besar ee banyak tim Italia yang lolos. Musim ini Atalanta pemain terakhir ee peserta terakhir dibantai kiri kanan sama Munchen. Kebobolan berapa? 10 dalam dua dua match ee itu at least masih ada perwakilan loh Atalanta di perlapan final ya bukan perempat ini perempat final mau datang ke perl8 final artinya Seri A ini parah kok bisa Seri A parah dari mana nya salah satu yang gue selalu kritik yaitu pelatihnya klub-klub ini enggak pernah mau ambil pelatih luar nyaris enggak ada pelatih luar selalu pelatih itu. Sementara kalau lihat Inggris sukses karena mayoritas dari pelatih luar, pemain besar yang dari luar juga. Itulah kenapa mereka bisa sukses. Sementara Italiin pemain asiran dari Ser Liga yang umurnya 30 plus. pada saat terlalu banyak pemain dari luar yang 30 plus bermain ee yang jadi korban ya pemain muda Italinya enggak dapat kesempatan bermain. Itulah kenapa gue juga kritik liga kita tidak memberikan banyak uang kepada pemain muda untuk bersaing karena terlalu banyak pemain luar. Padahal di Seria itu pemain Italia memain luar itu selevel loh. Kalau kita kan enggak. Jadi untuk gue sih ee yah ini parah banget. Ini pukulan telak untuk ke timnas Itali. Kalau gua bilang enggak usah ambil pelatih Itali lagiah. Mau mancinis, Paleti, Gatuso. Lu ambil Gatuso yang di mana-mana gagal sebagai pelatih. Enggak enggak usah bilang, "Wah, karena Basoni karena kena kartu merah, kalau enggak kena kartu merah kita bisa lad." Enggak. Itu alasan untuk gue itu alasan karena sudah tiga kali enggak lolos. Artinya ini enggak ada alasan ini sudah struktural tiga kali dan lawannya bukan kubar loh. Swedia, Macedonia Utara sekarang Bosnia Herzegovina. Jadi enggak ada yang salah. Ada yang salah menurut gue ya. salah satu pelatihnya di pelatih arisan gua bilang kan selalu itu-itu aja dan ee mungkin permainan saya orang bilang taktikal tapi ya gua bilang sih mak gue jarang nonton yang enggak bagus juga karena dari permainan enggak bagus lambat ee banyak ruang yang dibiarkan dan mainnya gitu-gitu aja. Nah, ini ini negara yang mainnya banyak dengan tiga bek. Makan tuh tiga bek. Jadi, e ya gua enggak tahu apakah seri A e happy atau enggak dengan e permainan kayak kayak begini. Apa yang dilakukan enggak tahu juga. Kalau mereka enggak berubah ya enggak akan berubah. Bisa aja 4 tahun lagi mereka enggak lolos lagi. Kita lihat aja. Oke, itu dulu. By the way, nanti hari Sabtu. Hari ini hari Rabu ya. Ya, mungkin gua bikin berapa video mungkin gua bisa ini ada kelanjutan jilid 3 dari password gue. Eh, gua bilang sekarang hari Sabtu ada live reaction jam jam 0.15 sudah on air, match-nya jam 60.45 yaitu F Cup Liverpool lawan City. Kita lihat City bisa lolos atau enggak atau Liverpool ya. Thanks for watching.